Berita Terkini tentang Politik

Mencegah Kanker Serviks melalui Sunat

Sunat diketahui memiliki berbagai macam manfaat. Tidak hanya laki-laki yang beragama muslim saja yang melakukan sunat, kini orang barat pun melirik prosedur yang satu ini. Pengangkatan kulup pada penis dapat membuat kelamin bersih kedepannya, karena sisa-sisa urin biasanya menempel dalam kulup. Dengan dihilangkannya kulup atau kulit yang menutupi kepala penis, maka kebersihan kelamin akan terjaga dan risiko terkena penyakit kelamin juga lebih rendah. Salah satu penyakit yang berhubungan dengan kelamin adalah kanker serviks. Lantas, bagaimana cara sunat dewasa mencegah kanker serviks?

Sebagaimana kita ketahui, kanker serviks merupakan kanker yang menyerang leher rahim pada wanita. Seorang pria berperan besar sebagai penyebab kanker serviks ini, karena pria lah yang menjadi pembawa virus HPV yang memicu kanker ini. Virus ini akan menempel pada penis pria dan membentuk semacam kutil yang tidak berbahaya bagi pria, namun akan fatal akibatnya bagi wanita. Bagi Anda yang memiliki pasangan, sunat adalah suatu prosedur yang efektif dan relatif aman untuk mengurangi risiko terkena penyakit menular seksual atau menjadi pembawa virus seperti pada kasus HPV ini. Untuk mengetahui detail informasi mengenai penyakit ini, Anda pun bisa mengecek disitus yang menyediakan hal seperti sunat dewasa.

Pada umumnya, sunat dilakukan pada anak berusia 9-10 tahun atau ketika duduk di bangku SD. Namun, tidak jarang pula ada yang baru berani atau tertarik melakukan sunat ketika sudah dewasa. Pada anak kecil, lama penyembuhan pasca sunat memang lebih cepat, karena regenerasi sel masih lebih mudah di umur yang muda. Semakin bertambah umur, maka kemampuan healing semakin berkurang. Karena itu, lama penyembuhan pada pria dewasa tidak akan secepat pada anak kecil yang disunat.

Anestesi akan lebih banyak digunakan, dan semakin besar ukuran penis, maka pendarahan juga biasanya lebih banyak. DItambah lagi faktor mudahnya pria dewasa mengalami ereksi, dimana ereksi menyebabkan nyeri dan pendarahan pada kelamin. Bila ereksi ini terjadi pasca sehari sunat, akan repot. Bila Anda baru saja melakukan sunat, jagalah tubuh dan pikiran Anda agar tetap rileks dan pakailah celana yang longgar untuk meminimalkan dampak gesekan, serta perbanyaklah beristirahat.